Minggu, 27 Juni 2010

TUGAS MAKALAH E-BISNIS
PENGGANTI KUIS 2
















DISUSUN OLEH :
NURUL AYUNINGTYAS. N
2007 01 43 1 035
MANAJEMEN INFORMATIKA D3 (MALAM)








STMIK ROSMA KARAWANG
2010


e-bisnis


Pengertian ebisnis
Definisi menurut IBM (http://www.ibm.com/e-business) ebisnis adalah sebuah transformasi dari kunci proses bisnis melalui penggunaan teknologi internet.
Menurut Departemen Perdagangan dan Industri UK, DTI 2000 menggambarkan ebisnis adalah integrasi penuh terhadap penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam operasional proses bisnis.
Definisi secara umum, ebisnis adalah pertukaran informasi yang dimediasi secara elektronik didalam organisasi dan eksternal stakeholder untuk mendukung proses bisnis ( Ebusiness and ecommerce management, Dave Chaffey, 2007).
Ada dua hal dalam memberikan istilah ebisnis dalam perusahaan.
Pertama, sebuah konsep yang diterapkan untuk strategi dan operasi.
Kedua, ebisnis digunakan sebagai sebuah sifat untuk menggambarkan bisnis utama yang beroperasi secara online.
ebisnis membuka peluang bagi perusahaan kecil dan besar untuk berkompetisi di pasar global. Mereka memiliki kesempatan dan peluang yang sama tanpa ada batasan.
Coba Lihat iklan teks di google.com, apakah Anda tahu link iklan di sisi sebelah kanan google.com tersebut perusahaan kecil atau besar. Anda baru tahu setelah melakukan klik terhadap situs tersebut. Inilah yang dimaksud bahwa perusahaan kecil dan besar memiliki peluang yang sama untuk dikunjungi hingga akhirnya sukses di dunia maya. Tentu bukan itu saja faktor keberhasilan sebuah website, karena faktor berikutnya justru pada apa yang akan ditawarkan oleh website yang akan dikunjungi oleh pembaca tersebut.
Berikut ini adalah karakteristik dari sebuah informasi :
- Reach, merujuk pada jumlah potensial customer yang akan berinteraksi. Internet memberikan kemampuan untuk meningkatkan jumlah customer secara nasional dan internasional dengan harga relatif murah melalui website yang mudah dicari melalui search engine.
- Richness, internet mampu memberikan informasi secara detail tentang suatu produk, harga dan ketersediaan. Juga lebih interaktif dan kustomisasi sesuai kebutuhan consumer, memberikan informasi yang terkini. Richness ini dibatasi oleh bandwidth,akurasi dan reliabilitas informasi dan keamanan itu sendiri.
Afiliasi, merujuk pada seberapa efektif link dengan partner. Organisasi yang memiliki banyak link dengan organisasi serupa dapat meningkatkan kunjungan dan pengaruh. Lihat seperti google.com yang memiliki google adsense yang secara sukarela dipakai oleh jutaan pengguna di seluruh dunia. Dengan adsense ini google semakin memperluas jangkauan nya sampai ke negara-negara kecil diseluruh dunia.Sampai saat ini Google masih satu-satunya search engine yang paling berpengaruh di jagat ini. Walaupun ada beberapa pesaing search engine yang mulai menyusul seperti Bing.



Banyak orang menganggap atau berpandangan bahwa istilah e-commerce dan e-bisnis adalah sama karena sama – sama melakukan transaksi bisnis melalui internet, tapi pada dasarnya sebenarnya keduanya berbeda. Cakupan e-commerce lebih sempit jika dibandingkan dengan e-bisnis, di mana e-commerce adalah salah satu kegiatan atau bagian dari e-bisnis, namun tidak semua e-bisnis bisa dan melakukan kegiatan e-commerce.

Definisi Business To Consumer (B2C)

1) Pengertian Business to consumer adalah konsep bisnis dimana penjual berhubungan langsung dengan para pembelinya dan antara penjual dan pembeli belum tentu kenal dengan penjual. Sifat dari bisnis tersebut adalah terbuka dan bebas dimanfaatkan oleh khalayak umum. Cara mengaksesnya melalui sebuah situs yang disediakan oleh sang penjual.
2) Manfaat B2C terhadap travel and tourism yaitu
Mempermudah dalam memberikan informasi antara pemilik travel dan calon costumer mengenai semua hal yang berhubungan dengan travel ( seperti harga tiket, harga hotel,dll)
Memberikan akses yang mudah kepada calon wisatawan tentang informasi daerah wisata yang akan mereka kunjungi.
Membantu pemilik travel untuk mengembangkan bisnisnya karena pemilik travel bisa mendesign tampilan web yang menarik dan berkualitas sehingga mampu menarik konsumen lebih banyak
Memberikan gambaran singkat tentang lokasi dan pemandangan yang berada di tempat tujuan objek wisata
3) Penerapan B2C terhadap untuk pengusaha kecil dan menengah
Sebagai contoh yaitu usaha yang dilakukan oleh Pak Subur . Pada awalnya semua proses yang berhubungan dengan Subur Ceramic yang dikembangkan oleh Pak Subur dilakukan secara manual ( proses pembuatan, pembukuan, pemasaran hingga pemesanan). Hal ini lama kelamaan dirasakan tidak mampu mengembangkan usaha yang telah dijalankannya. Pak Subur mencari cara bagaimana mengembangkan usaha keramiknya. Akhirnya didapatkan ide yaitu semua proses industri dilakukan dengan terkomputerisasi. Cara ini memberikan sisi positif karena semua proses seperti pembukuan dan pengecekan stock menjadi lebih cepat dan lebih efisien. Tingkat pemesanan yang diterima Pak Subur langsung meningkat karena yang tadinya konsumen hanya berada di wilayah Indonesia, mulai meningkat hingga keluar Indonesia. Hal ini dikarenakan Pak Subur mempromosikan produknya melalui internet sehingga mempermudah calon konsumen di seluruh dunia untuk memilih dan memesan produk yang mereka inginkan.
Jadi dapat disimpulkan dampak B2C terhadap pengusaha kecil dan menegah yaitu :
· Memberikan kemudahan dalam menyelesaikan setiap pekerjaan. Pembukuan menjadi lebih cepat. Proses promosi menjadi luas karena tidak ada batasan wilayah sehingga mampu memperluas jangkauan calon konsumen.

Jumat, 28 Mei 2010

TUGAS E-BISNIS


PROPOSAL PENDIRIAN USAHA PENJUALAN

JAKET DAN SWEATER



DISUSUN OLEH :

NURUL AYUNINGTYAS NOVIANA

2007 01 43 1 035



MANAJEMEN INFORMATIKA D3

STMIK ROSMA KARAWANG

2010



1. Latar Belakang

Latar belakang pengajuan pendirian usaha penjualan jaket dan sweater ini diambil berdasarkan pengalaman bisnis penulis yang bergerak dibidang konveksi, yang khususnya meliputi gaya hidup remaja saat ini.

Motivasi pendirian usaha ini dikarenakan penulis sering melihat kualitas bahan yang dijual dipasaran tidak sesuai dengan harganya, dan hanya mengatasnamakan merek sebuah outlet atau distro tertentu. Selain itu, penulis juga berkeinginan untuk memajukan home industri serta barang-barang buatan bangsa kita sendiri disamping merek luar negeri yang tentu saja bahannya pun tidak kalah berkualitas.

2. Deskripsi Bidang Usaha

Nama usaha jaket dan sweater ini yaitu “Destroy Mobile Shop”. Usaha ini bergerak dibidang busana yang tertuju pada gaya hidup remaja saat ini yang terkesan lebih tertarik dengan dunia fashion. Pola kerja usaha ini yaitu sell by order penjualan berdasarkan pada pemesanan barang, sehingga dapat mengurangi terjadinya kerugian akibat barang yang tak terjual.

3. Kelemahan dan Kelebihan

Kelemahan :

- Barang yang dijual hanya berdasarkan pesanan saja

- Tidak adanya stock barang

- Uang transportasi lebih besar karena harus bolak-balik mengambil barang dari pemasok

- Perlu waktu untuk menunggu barang pesanan datang dari pemasok

- Barang tidak terkenal karena bukan merek suatu outlet terkenal

- Jika tidak kreatif akan menurunkan minat beli karena barang tidak berganti-ganti model

Kelebihan :

- Mencegah dari kerugian karena barang dijual sesuai pesanan

- Tidak ada barang yang tidak laku karena stok yang berlebihan

- Hanya membutuhkan modal yang sedikit

- Tidak membutuhkan pegawai karena bisnis berjalan dengan metode kemitraan

- Dapat memperluas wilayah usaha tanpa perlu mencari tempat usaha yang strategis

- Seorang pelanggan bisa berganti menjadi sales promotion kita dengan bisnis kemitraan ini

4. Rincian Biaya

Modal awal Rp 1.000.000,-

Biaya transportasi Rp 150.000,-

Kertas foto glossy 5 pak @ Rp 56.000 Rp 280.000,-

Biaya percetakan Rp 350.000,-

+

Total Rp 1.780.000,-

5. Metode Penjualan

Metode penjualan yang dilakukan penulis yaitu melalui brosur contoh barang. Metode ini dilakukan dengan upaya mencari mitra usaha, agar jika ada yang berminat untuk bekerjasama penulis akan memberikan harga khusus agar mitra usaha dapat memperoleh pendapatan dari keuntungan tiap barang yang terjual atau tiap pesanan.

Untuk menarik minat mitra usaha agar lebih bersemangat dalam memperluas usahanya, penulis juga memberikan komisi berupa barang (mendapat produk yang dijual secara cuma-cuma. Komisi ini diberikan jika mitra usaha telah mencapai target penjualan yang telah ditentukan sebelumnya. Sehingga tentu saja menarik minat orang lain untuk bergabung dalam bisinis ini, dengan kata lain yang tadi hanya menjadi konsumen dapat berubah menjadi distributor atau sales promotion.

6. Perkiraan Modal Kembali

Dari tiap barang yang terjual dari penggunaan modal awal penulis dapat memperoleh keuntungan kira-kira 100% dari harga persatu barangnya, karena setiap pembelian dalam jumlah yang banyak ke pihak supplier penulis mendapat potongan harga khusus. Dengan menggunakan modal awal penulis dapat memesan 22 buah barang, yang tentu saja penulis langsung mendapat modal awalnya kembali jika semua barang telah sampai ke tangan pelanggan. Selain itu, penulis juga memperoleh keuntungan langsung seharga dengan modal awal atau juga dapat disebut modal menjadi 2 kali lipat.